Pengertian Munafik Menurut Islam


Pengertian Munafik

Posisi orang munafik yang kontroversi, tak mungkinlah menyatukan dua warna yang bertolak-belakang. Jika warna putih disatukan dengan warna hitam maka namanya tidak lagi warna putih ataupun warna hitam, dia menjadi nama warna sendiri yakni abu-abu. Sehingga kondisi mereka, di pagi hari berada dalam golongan muslim sedangkan di petang harinya menjadi sahabat golongan kafir.

ciri-ciri-orang-munafik

Ciri Ciri Orang Munafik

Begitu pula sebaliknya, di petang hari bersikap suatu keadaan sedangkan di pagi harinya dalam sikap suatu keadaan lain. Jadi, mereka tak berpendirian, tidak punya pegangan, plin-plan, tulalit, bimbang, dan ragu-ragu. Bagaikan perahu yang terombang-ambing ditiup angin yang sangat kencang, dan hanya bersikap mengikuti arah angin. Terombang-ambing dalam kemunafikannya. Manakala mereka beroleh manfaat dari kejayaan islam, mereka merasa tenang, tetapi bila islam tertimpa cobaan, mereka bangkit kembali kepada kekufuran (qs 22: 11).

Jadi, memang pantas mereka digelari manusia bodoh, lemah pendapatnya, dan sedikit pengetahuan (qs 2: 13). Mereka bodoh karena tidak mengetahui maslahat dan mudaratnya menjadi manusia munafik. Kebodohan mereka itu sangat keterlaluan hingga tidak menyadari kebodohannya sendiri, bahwa sebenarnya keadaan mereka dalam kesesatan dan kebodohan. Naudzubillahi mindzalik. Semoga kita semua terhindak dari sikap yang demikian.

Karakter/sifat ciri-ciri orang munafik

Ciri-ciri / sifat-sifat munafik manusia :

1. Apabila berkata maka dia akan berkata bohong / dusta.

2. Jika membuat suatu janji atau kesepakatan dia akan mengingkari janjinya.

3. Bila diberi kepercayaan / amanat maka dia akan mengkhianatinya.

Untuk disebut sebagai orang munafik sejati sepertinya harus memenuhi semua ketiga persyaratan di atas yaitu pembohong, penghianat dan pengingkar janji. Jika baru sebatas satu atau dua ciri saja mungkin belum menjadi munafik tapi baru camuna / calon munafik.

1. Berbohong

Bohong adalah mengatakan sesuatu yang tidak benar kepada orang lain. Jadi apabila kita tidak jujur kepada orang lain maka kita bisa menjadi orang yang munafik. Contoh bohong dalam kehidupan keseharian kita yaitu seperti menerima telepon dan mengatakan bahwa orang yang dituju tidak ada tetapi pada kenyataannya orang itu ada. Contoh lainnya seperti ada anak ditanya dari mana oleh orang tuanya dan anak kecil itu mengatakan tempat yang tidak habis dikunjunginya.

2. Ingkar janji

Seseorang terkadang suka membuat suatu perjanjian atau kesepakatan dengan orang lain. Apabila orang itu tidak mengikuti janji yang telah disepakati maka orang itu berarti telah ingkat janji. Contohnya seperti janjian ketemu sama pacar di warung kebab bang piih tetapi tidak datang karena lebih mementingkan bisnis. Misal lainnya yaitu seperti para siswa yang telah menyepakati janji siswa namun tidak dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.

3. Berhianat

Khianat mungkin yang paling berat kelasnya dibandingkan dengan sifat tukang bohong dan tukang ingkar janji. Khianat hukumannya bisa dijauhi atau dikucilkan serta tidak akan mendapatkan kepercayaan orang lagi bahkan bisa dihukum penjara dan denda secara pidana. Contoh seperti seorang pegawai yang dipercaya sebagai pejabat pajak, namun dalam pekerjaannya orang itu menyalahgunakan jabatan yang digunakan dengan cara menilep uang setoran pajak.

Jadi apakah anda munafik atau? Jika ya sebaiknya anda lebih mendekatkan diri kepada allah swt dan bertobat agar tidak dihukum dengan api neraka kelak di akhirat.

Pendapat teman tentang munafik

Bicara Tentang munafik setahu saya-adalah orang berpura pura baik dan pura-pura anti terhadap hal yang [memang] buruk,seperti: berbuat aib,maksiat,berselingkuh dari istri/suami,berhutang tapi tidak mau bayar,dan masih banyak lagi lainnya.bagi saya orang munafik ini sama bahayanya dengan penjahat-karena penuh tipu muslihat,bahkan kita tidak bisa menebak[tertipu] dengan berkedok “baik” dan “suci”walau sebenarnya si orang munafik ini tsb melakukan hal2 buruk tersebut alias lihay bohong,suka maksiat,memfitnah,suka menghina,berselingkuh,berjudi,menikam/menjelek-jelekkan teman-sahabat dari belakang,dll.bahkan otaknya ‘jelimet’ alias pada diri orang-orang munafik terlihat bawaannya tenang sekali,bahkan ada yang pura2 fanatik beragama-menjalankan rukun beragama,berpakaian sopan,tertutup rapat,dan merekapun pendidikan-nya cukup tinggi,juga terlihat cantik/ganteng.bahayanya mereka juga bahkan cenderung mencari ‘kambing hitam’ agar dirinya tetap ‘bersih’ dimata orang lain. Tetapi tidak hanya sampai disitu, hati kecilnya orang munafik tetap ada dan sadar.tetapi pada dasarnya dirinya dikuasai kesombongan-sehingga ingin terlihat sempurna/baik dimata orang,entah-lah sampai kapan orang munafik akan sembuh dan taubat dengan cara hidup jujur/apa adanya.hanya si munafik sendiri yang menentukan kapan dia akan sadar.tetapi jangan kawatir allah swt maha tahu,dan tidak akan diam akan ‘kejahatan dan kelihay-an’ orang-orang munafik.suatu saat di hari akhir akan terbuka jelas dan gamblang ‘siapa mereka’ [orang2 munafik] itu sebenarnya.kuncinya hidup jujur,menepati janji/komitmen dan hati yang bersih. Selamat menjalankan ibadah suci berpuasa.

Saya hnya ingin brtanya, tp sblm’y saya akan b’crta tentang dri saya t’lbh dahulu.. Saya adalah s’orang pelajar sbuah sklah mngah kjruan & saya s’orang muslimah.. Dlu saya mngenal islam hnya s’btas rkun islam & rkun iman saja, tp bru saja bln kmrin saya mndpatkn ilmu bhwa kita hrs msuk k dlm agama islam scara kaffah (kslruhan) tp saya blm siap akn hal itu, apakah saya s’orang yg munafik krna saya mngetahui suatu ilmu tp saya blm siap mnjlankan & mngamalkan’y..?? Mhon saya mnta jwban krna jujur saat ini saya sangat gelisah akn hal itu.. Syukron katsiran sblm’y.

Munafik ialah satu sikap yang menunjuk-nujuk, contohnya, seseorang itu berbuat sesuatu perkara untuk memperlihatkan yang dia telah melakukan perkara tersebut dengan harapan dia dipandang baik oleh orang lain. Individu ini mahu dia sentiasa dipandang baik oleh masyarakat namun semua yang dilakukannya itu tidak ikhlas kerana dia melakukan sesuatu perkara dengan menunjuk-nunjuk.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di TEORI DAKWAH dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s