Tentang Mengerjakan Haji Ifrad


Mengerjakan Haji Ifrad

Cara mengerjakan haji dan umrah ada tiga cara, yaitu:

RUKUN-HAJI

Rukun Haji

a. Ifrad, yaitu mendahulukan haji daripada umrah.

b. Tamattu’, yaitumendahulukan umrah daripada haji.

c. Qiran, yaitu melaksanakan haji dan umrah secara bersama-sama.

Dari ketiga cara diatas, ifrad merupakan cara yang paling baik dari dua cara yang lain dan merupakan cara yang di sunnahkan dalam haji.

2. Membaca talbiyyah dengan suara yamg keras bagi laki-laki. Bagi perempuan hendaklah diucapkan sekedar terdengar oleh telinganya sendiri. Adapun lafadz talbiyyah adalah

Artinya: “Ya Allah, saya tetap tunduk mengikukti perintah-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji dan nikmat bagi-Mu, dan Engkaulah yang menguasai segala sesuatu, tidak ada yang menyekutui kekuasaan-Mu.” (HR. Bukhari-Muslim)

3. Berdo’a sesudah membaca talbiyyah.

4. Membaca dzikir sewaktu thawaf.

5. Shalat dua rokaat sesudah thawaf.

6. Masuk ke ka’bah.

LARANGAN KETIKA IHRAM

Adapun larangan-larangan ketika melakukan ihram adalah:

1. Mengenakan pakaian yang berjahit, seperti baju kurung, baju qaba’, (baju yang bagian depannya bisa di buka), muzzah dan juga pakaian yang di anyam seperti baju besi, atau yang di ikat seperti pakaian anyam-anyaman.

2. Mengenakan tutup kepala, atau sebagian kepala (yang biasa dipakai) laki-laki, denngan ,menggunakan apasaja yang bisa di anggap sebagai tutup, seperti sorban.

3. Mengenakan tutup wajah atau sebagian wajah (yang biasa di pakai perempuan), dengan menggunakan apasaja yang bisa dianggap sebagai tutup.

4. Menyisir rambut, terdapat ikhtilaf dalam hal ini. Sebagian berpendapat haram dilaksanakan ketika berihram, sebagian lagi mengatakan bahwa hukumnya makruh sebagaimana makruhnya menggaruk rambut dengan menngunakan kuku.

5. Mencukur atau mencabuti rambut, meskipun dalam keadaan lupa hal ini tetap di haramkan.

6. Memotong kuku, kecuali ketika sebagian kuku orang yang ihram itu retak dan ia merasa sakit lantaran hal tersebut. Maka, bagi orang btersebut diperbolehkan menghilangkan kuku yang retak saja.

7. Memakai wangi-wangian, maksudnya memakai wangi-wangian secara sadar dengan tujuan memanfaatkan bau harumnya.

8. Membunuh binatang buruan.

9. Melaksanakan akad nikah.

10. Melakukan hubungan suami istri.

11. Bersentuhan langsung antar kulit dengan disertai syahwat.

Pos ini dipublikasikan di TEORI DAKWAH dan tag , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s