Mati Tanpamu


Kematian Dalam Islam

Kematian  juga  dikemukakan  oleh  Al-Quran  dalam   konteks menguraikan  nikmat-nikmat-Nya  kepada  manusia. Dalam surat Al-Baqarah (2): 28 Allah mempertanyakan  kepada  orang-orang kafir.

kematian-dalam-islam

kematian dalam islam

“Bagaimana kamu mengingkari (Allah) sedang kamu
tadinya mati, kemudian dihidupkan (oleh-Nya),
kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya
kembali, kemudian kamu dikembalikan kepada-Nya.”

Muhammad Iqbal menegaskan bahwa mustahil  sama  sekali  bagi makhluk  manusia  yang  mengalami perkembangan jutaan tahun, untuk  dilemparkan  begitu  saja  bagai  barang  yang  tidak berharga.  Tetapi itu baru dapat terlaksana apabila ia mampu menyucikan dirinya secara terus menerus. Penyucian jiwa  itu dengan  jalan menjauhkan diri dari kekejian dan dosa, dengan jalan amal saleh. Bukankah Al-Quran menegaskan bahwa,

“Mahasuci Allah Yang di dalam genggaman
kekuasaan-Nya seluruh kerajaan, dan Dia Mahakuasa
atas segala sesuatu. Yang menciptakan mati dan
hidup untuk menguji kamu siapakah di antara kamu
yang paling baik amalnya, dan sesungguhnya Dia
Mahamulia lagi Maha Pengampun” (QS Al-Mulk [67]:
1-2).1

Lima Kematian Yang Aneh

Inilah macam-macam kematian teraneh di dunia
1. Taylor Mitchell Tewas Digigit Coyote (2009)

Taylor Mitchell, seorang penyanyi/musisi folk asal Kanada saat itu sedang hiking di hutan Taman Nasional Kanada. Namun dalam perjalanannya ia diserang setidaknya oleh dua ekor anjing hutan (coyote), akibatnya ia mendapatkan luka gigitan di beberapa bagian tubuh dan hingga akhirnya meninggal dunia.

Dalam keadaan kritis ia kemudian dibawa dengan menggunaka pesawat menuju rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan. Mitchell kemudian dinyatakan meninggal dunia keesokan paginya.
Coyote bukanlah hewan hutan yang biasa menyerang manusia, terlebih di siang hari bolong. Namun kematian tidak pernah dapat kita duga kedatangannya.

2. Jennie Mitchel Mati Akibat Ledakan Botol Pewarna Rambut (2010)

Merokok dapat membunuh Anda dengan berbagai cara. Ungkapan tersebut dibuktikan oleh peristiwa naas yang menimpa seorang remaja berprofesi sebagai penata rambut. Saat itu ia sedang mengendarai mobilnya menuju rumah untuk menata rambut ibunya. Namun Jennie yang saat itu sedang mencoba menikmati perjalanannya dengan merokok di dalam mobil, bertindak ceroboh. Ketika ia mencoba menyalakan rokoknya sekaligus berusaha menyetabilkan laju kendaraan, alat pemantik rokok otomatis dari dashboard mobil terjatuh menimpa sebuah botol pewarna rambut yang mengandung hidrogen peroksida.

Akibatnya botol itu meledak seketika dan membakar tubuh sekaligus mobilnya. Jennie terbakar hidup – hidup di dalam mobil yang tidak terkendali dan keluar dari jalan raya. Seseorang yang melihatnya mencoba untuk menolongnya, namun hal tersebut terlihat sia-sia karena tidak bisa berbuat banyak. Ia hanya menyaksikan Jennie yang berteriak menjerit kesakitan. Nah bagi Anda pengendara mobil, maka sebaiknya berhati-hati jika ingin merokok.

3. Robert Gary Jones Tertabrak Pesawat (2010)

Sebuah peristiwa naas dan mematikan menimpa seorang pria yang sedang berjogging sambil mendengarkan musik dari Ipod, ia tewas mengenaskan ketika sebuah pesawat yang terpaksa melakukan pendaratan darurat, di Georgia, Amerika serikat.
Robert Gary Jones (38th), seorang ayah yang sedang bergembira menikmati pulang kampungnya, untuk menghadiri pesta ulang tahun putrinya yang ke-3 tahun. Sebelumnya ia harus sibuk mencari nafkah di South Carolina. Namun rupanya sebuah pesawat mengalami gangguan pada kaca depannya yang tersemprot oleh cairan oli yang keluar dari baling-balingnya. Akibatnya pesawat tersebut tidak mungkin untuk melanjutkan perjalanannya ke Chesapeake, Virginia, dan pilot pesawat memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat.

Namun naas pesawat itu harus mendarat di pesisir pantai, bukanya lautan lepas seperti yang diduga oleh sang pilot. Dan Robert yang sedang berjogging pun tewas tertabrak oleh pesawat yang berusaha mendarat. Pilot yang merasa bersalah mengatakan ia tidak bisa melihat dengan jelas apa yang ada dihadapannya, dan sulit membedakan antara pasir dan air laut.

4. Acton Beale Mati Berbaring di Balkon (2011)

Ya, berbaring di pagar, tembok balkon apartemen dapat membunuh seseorang. Hal itu dialami oleh Acton Beale, ia terjatuh ketika sedang berbaring di atas tembok balkon apartemenya yang terletak di lantai 7. Saat itu ia sebenarnya sedang mencoba untuk berbaring dan menyejajarkan dirinya dengan permukaan tembok balkon, namun peristiwa naas terjadi saat ia keliru memilih pijakan kakinya. Paramedis pun datang tak lama setelah Beale terjatuh, namun mereka terlambat menyelematkan jiwanya

5. Savannah Hardin Meninggal Karena Lugu (2012)

Savannah Hardin, perempuan berusia sembilan tahun, meninggal dunia akibat berbohong kepada nenek dan ibu tirinya, hanya untuk sebuah permen.
Waktu itu minggu sore di Kota Alabama, Savannah dipaksa untuk berlari selama tiga jam tanpa henti oleh nenek dan ibu tirinya sebagai hukuman akibat berbohong. Namun setelah beberapa lama ia pun jatuh lemas dan tak bergerak di atas tanah tempatnya berlari. Saat itu ia harus mendapatkan alat bantu hidup, namu demikian ayahnya memutuskan hal tersebut tidak akan membawanya kembali. Saat peristiwa peghukuman itu terjadi sang ayah sedang berada di luar kota.

Atas perbuatannya, baik nenek maupun ibu tiri Savannah terjerat hukuman pasal pembunuhan.
“Aku tidak mengerti kenapa dua orang ini tega menyiksa seorang gadis berusia sembila tahun. Kenapa gadis semuda dan penggembira ini harus mati mengenaskan sebelum aku,” ucap sang ayah yang bersedih.

ANJURAN MENGINGAT KEMATIAN

Banyak hadits-hadits yang mengingatkan tentang kematian, agar manusia selalu ingat bahwa hidup di dunia ini tidaklah selamanya. Dan agar dia bersiap-siap dengan perbekalan yang dia butuhkan untuk perjalanannya yang panjang.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ : الْمَوْتَ , فَإِنَّهُ لَمْ يَذْكُرْهُ أَحَدٌ فِيْ ضِيْقٍ مِنَ الْعَيْشِ إِلاَّ وَسَّعَهُ عَلَيْهِ , وَلاَ ذَكَرَهُ فِيْ سَعَةٍ إِلاَّ ضَيَّقَهَا عَلَيْهِ

Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan: yaitu kematian. Karena sesungguhnya tidaklah seseorang mengingatnya di waktu sempit kehidupannya, kecuali (mengingat kematian) itu melonggarkan kesempitan hidup atas orang itu. Dan tidaklah seseorang mengingatnya di waktu luas (kehidupannya), kecuali (mengingat kematian) itu menyempitkan keluasan hidup atas orang itu. (HR. Ath-Thobaroni dan Al-Hakim Shahih Al-Jami’ush Shaghir: no. 1222; Shohih At-Targhib, no: 3333)

Syumaith bin ‘Ajlan berkata:

مَنْ جَعَلَ الْمَوْتَ نُصْبَ عَيْنَيْهِ, لَمْ يُبَالِ بِضَيْقِ الدُّنْيَا وَلاَ بِسَعَتِهَا

“Barangsiapa menjadikan maut di hadapan kedua matanya, dia tidak peduli dengan kesempitan dunia atau keluasannya”. (Mukhtashor Minhajul Qoshidin, hal: 483, tahqiq: Syeikh Ali bin Hasan Al-Halabi)

عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْمُؤْمِنِينَ أَفْضَلُ قَالَ أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا قَالَ فَأَيُّ الْمُؤْمِنِينَ أَكْيَسُ قَالَ أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا أُولَئِكَ الْأَكْيَاسُ

Dari Ibnu Umar, dia berkata: “Aku bersama Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam , lalu seorang laki-laki Anshor datang kepada beliau, kemudian mengucapkan salam kepada belaiu, lalu dia berkata: “Wahai Rosululloh, manakah di antara kaum mukminin yang paling utama?”. Beliau menjawab: “Yang paling baik akhlaknya di antara mereka”. Dia berkata lagi: “Manakah di antara kaum mukminin yang paling cerdik?”. Beliau menjawab: “Yang paling banyak mengingat kematian di antara mereka, dan yang paling baik persiapannya setelah kematian. Mereka itu orang-orang yang cerdik”. (HR. Ibnu Majah, no: 4259. Hadits Hasan; Lihat Ash-Shohihah, no: 1384)

Marilah kita renungkan sabda Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wasallam:

يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلَاثٌ فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى وَاحِدٌ يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَيَبْقَى عَمَلُهُ

Mayit akan diikuti oleh tiga perkara (menuju kuburnya), dua akan kembali, satu akan tetap. Mayit akan diikuti oleh keluarganya, hartanya, dan amalnya. Keluarganya dan hartanya akan kembali, sedangkan amalnya akan tetap. (HR. Bukhori; Muslim; Tirmidzi; Nasai)

Pos ini dipublikasikan di HIKMAH dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s