Tentang Sabar Sabar Dan Sabar


Teringat Dengan Kata Sabar Sabar

Sabar sabar itulah yang ku ingat ketika terjadi sesuatu yang harus segara di kerjakan, namun terkadang sabar di artikan dengan kerja nyantai. Namun pengertian tersebut keliru sabar itu dalam mengerjakan sesuatu engan penuh ketelitian dan sungguh-sungguh. Jujur saja aku termasuk orang yang tingkat kesabaranya kurang, walaupun selalu berusaha sabar namun sifat default kurang sabar selalu muncul ketika suatu hal yang perasaanku harus segera di lakukan, itulah aku,,he,. Bagaimana ya melatih kesabaran ini berikut adalah tips untuk melatih kesabaran :

sabar-sabar-dan-sabar

sabar sabar dan sabar

1. Sadari kapan Anda harus sabar

Langkah pertama adalah menyadari kapan Anda harus sabar.

Saat mulai merasakan emosi yang meluap, detak jantung tidak beraturan, dan konsentrasi menurun, itu adalah saatnya untuk mulai mengontrol diri.

2. Cari tahu penyebab anda terburu-buru

Tidak mau ketinggalan untuk mendapatkan diskon besar-besaran di mal misalnya. Jika penyebab munculnya keinginan masih bisa ditekan, Anda pun tak punya alasan untuk berhenti sabar.

3. Tetap tenang

Menncoba untuk tetap tenang saat merasa tidak sabar dapat dilakukan dengan meluangkan waktu setidaknya 1 menit saja untuk duduk diam dan menarik napas dalam-dalam. Mengatur napas menjadi terapi sederhana agar pikiran tetap tenang.

4. Kerjakan tugas satu-persatu

Terburu-buru menyelesaikan pekerjaan kantor agar bisa cepat pulang? Inilah kejadian yang sering dialami. Dalam kondisi seperti ini, banyak orang akan mengeluarkan jurus multitasking, alias mengerjakan beberapa hal sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Apakah multitasking dapat memberi hasil yang maksimal? Jawabannya iya dan tidak. Iya, jika Anda dapat mengerjakan dengan konsentrasi tinggi dan pikiran yang tenang. Tidak, jika Anda sangat terburu-buru sampai luput akan hal-hal detil yang tak kalah penting.

5. Segala sesuatu butuh proses

Ingatkan diri bahwa segala sesuatunya membutuhkan proses. Tidak ada sesuatu yang terjadi secara instan. Selama proses melatih kesabaran berlangsung, Anda akan dihadapkan pada dua pilihan: tetap sabar dan menjalani prosesnya atau menyerah pada emosi dan melepaskan apa yang telah lama Anda nantikan.

6. Berpuasa

Manfaat puasa dalam melatih kesabaran akan mendapat tiga manfaat di antaranya adalah :

1. Melatih Pikiran

 Pada bulan Ramadhan ini kita diharapkan mampu mengendalikan pikiran-pikiran kita dari segala hal-hal buruk yang biasanya secara sadar maupun tidak menjadi kebiasaan kita sehari-hari.

2. Melatih Perilaku

Dalam ilmu psikiatri, terapi kognitif atau pikiran biasanya tidak terlepas dari terapi perilaku. Para ahli meyakini bahwa perubahan pola pikir akan mengubah juga perilaku orang tersebut. Bila pola pikirnya baik, maka pola perilakunya juga akan mengikuti baik.

3. Puasa Awal Yang Baik

Kita percaya semua bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Namun belajar untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu adalah suatu hal yang sangat mungkin. Puasa Ramadhan dalam hal ini menyediakan kesempatan untuk belajar pikiran dan perilaku untuk mengarah ke sesuatu yang lebih baik di masa yang akan datang.

Hai Nabi Musa : Sabar sabar

Sesutu yang sangat berharga akan hilang begitu saja dari kita, seperti kita kutip cerita Nabi Musa belajar kepada Nabi Khidir, nabi musa sebenarnya akan mendapat ilmu yang luar biasa ketika beliau terus sabar sabar, perhatikan kisah nabi musa di bawah ini :

قَالَ هَذَا فِرَاقُ بَيْنِي وَبَيْنِكَ سَأُنَبِّئُكَ بِتَأْوِيلِ مَا لَمْ تَسْتَطِعْ عَلَيْهِ صَبْرًا (78) أَمَّا السَّفِينَةُ فَكَانَتْ لِمَسَاكِينَ يَعْمَلُونَ فِي الْبَحْرِ فَأَرَدْتُ أَنْ أَعِيبَهَا وَكَانَ وَرَاءَهُمْ مَلِكٌ يَأْخُذُ كُلَّ سَفِينَةٍ غَصْبًا (79) وَأَمَّا الْغُلَامُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِ فَخَشِينَا أَنْ يُرْهِقَهُمَا طُغْيَانًا وَكُفْرًا (80) فَأَرَدْنَا أَنْ يُبْدِلَهُمَا رَبُّهُمَا خَيْرًا مِنْهُ زَكَاةً وَأَقْرَبَ رُحْمًا (81) وَأَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلَامَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِي الْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُ كَنْزٌ لَهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنْزَهُمَا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ وَمَا فَعَلْتُهُ عَنْ أَمْرِي ذَلِكَ تَأْوِيلُ مَا لَمْ تَسْطِعْ عَلَيْهِ صَبْرًا (82 ( * سورة الكهف

Artinya : 78. Khidhr berkata: “Inilah perpisahan antara aku dengan kamu; kelak akan kuberitahukan kepadamu tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya.

79. Adapun bahtera itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut, dan aku bertujuan merusakkan bahtera itu, karena di hadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap bahtera.

80. Dan adapun anak muda itu, maka keduanya adalah orang-orang mu’min, dan kami khawatir bahwa dia akan mendorong kedua orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekafiran.

81. Dan kami menghendaki, supaya Tuhan mereka mengganti bagi mereka dengan anak lain yang lebih baik kesuciannya dari anaknya itu dan lebih dalam kasih sayangnya (kepada ibu bapaknya).

82. Adapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri. Demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya”.

Mencerna Kata Tentang Sabar Sabar

Sabar sabar dan sabar untuk menghadapi tiap masalah-masalah hidup kita, sabar untuk selalu menerima dengan ikhlas semua bentuk keputusan Allah, dan sabar untuk menjalani hidup ini dengan segala macam isi yang ada di dalamnya.

Manusia diciptakan oleh Allah dari air yg hina, sesuatu yang tak ada harganya. Lalu apakah pantas jika manusia itu marah-marah meluapkan em0si pada kehidupan yang tak memihak padanya?

Ketika Allah sedikit meneteskan cobaannya hingga kita putus asa dan melampiaskan semua itu dengan amarah?

Sabar itu bukan dari tingkah laku raga kita, bukan pula dari lisan kita., SABAR itu adalah perbuatan hati, dimana hati itu dapat tetap stabil dalam kondisi yg baik ketika “penyakit-penyakit hati” datang berkunjung.

Lalu sekarang, bagaimana caranya agar membuat hati itu tetap stabil???

mencerna-kata-sabarMenjadi sabar adalah menjaga hati untuk tetap selalu dalam kondsi yang stabil, dalam artian “si Hati tetap tenang dan kondusif walaupun goncangan-goncangan dan terpaan masalah serta cobaan datang menyapanya.

Caranya:

pertama, “phositiv Thinking”. Selalu ambilah sisi positf dari tiap kejadian dan peristiwa di hidup kita.

” Hidup kita berjalan seirama dengan apa yang kita pikirkan”

jadi, bukankah lebih baik kita brpikir yang baik-baik saja sehingga hidup kita berjalan indah, penuh dengan kesenangan. Bisa tetap tersenyum walaupun sedang susah, bisa tetap tertawa walupun lagi banyak masalah.

Karena sejatinya, tanpa adanya masalah dan kesusahan, kita tidak akan pernah belajar. Belajar untuk jadi lebih dewasa.

Karena ketika kita bisa  menyelesaikan suatu masalah, maka di situ titik kedewasaan kita akan naik, sehingga bisa jd lebih bijaksana.

Kedua, tawakal.

Pasrahkan semua pada Allah SWT.

Bukankah kita hidup di dunia ini dengan tidak memiliki apa-apa  selain amalan kita??

Semua yang ada di duniai ni milik Allah. Ibaratnya kita ini adalah sebuah wayang dan Allah lah dalangnya, Sutradaranya yang mengatur setiap detail jalan hdup kita. Kasarannya, “gelem gak gelem yo kudu gelem”.

jalani saja! Toh, Allah gak mungkn menganiaya kita sebagai hambaNYA, Karna DIA Arrahmanurrakhim.

Selanjutnya, jika kita bisa pasrah, “nganut” padaNYA, Tentulah DIA senang pada kita, akhrnya bukan hanya rahmatNYA yang kita dapat tapi juga “Hadiah” dari yang DIA janjikan, yaitu Surga nan Indah.

Sabarlah kawan! Dan ingat, kesabaran itu gak ada batasnya, ketika kita bilang kesabaran kita sudah habis berarti di situ pula putusnya rahmat Allah pada kita dan terjatuh ke jurang amarah yang akan mengantarkan kita ke gerbang dosa yang mana  disana telah menanti syetan yang telah siap menyambut kita.

“Fasbir bishobran jamil”

bersabarlah dengan keindahan.

Karena sesungguhnya

“Innallaha ma’asshobirin” ^^

Allah itu beserta orang-orang yang Sabar.

Pos ini dipublikasikan di TEORI DAKWAH dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s