Siapa Yang Berhak di Takdhimi ?


Takdhim Kepada Allah Puncak Amalan Hati

Sesungguhnya ta’dhim kepada Allah Ta’ala dan ta’dhim pada apa saja dari syair-sayairnya Allah dan batas-batasnya Allah itu termasuk ibadahnya hati. Takdhim atau hormat ini ditunjukan pada obyek yang benar-benar pantas dan berdasarkan pandangan yang benar menurut dalil agama. Keimanan seseorang terbangun atas keta’dhiman seseorang :

تَكَادُ السَّمَاوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنشَقُّ الْأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا * سورة مريم 90

takdhim-anak-pada-orang-tua

Takdhim Pada Orang Tua

Artinya :  hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh.

Dhohak bin Muzahim mengatakan, langit itu pecah karena mengagunggkan kepada Allah Azza Wajalla.

Takdhim Kepada Orang Tua

Sudah seharusnya apabila anak bebakti, takdim kepada orang tuanya karena patuh kepada orang tua merupakan amal sholih dan perintah Allah sebagaimana di terangkan dalam Alquran , Surat Alisra ayat 23 dan surat Al-Ahqoof ayat 15 :

وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا * سورة الإسراء 23

Artinya : Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

MAksudnya :  Mengucapkan kata “ah” kepada orang tua tidak dlbolehkan oleh agama apalagi mengucapkan kata-kata atau memperlakukan mereka dengan lebih kasar daripada itu.

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ * سورة الاحقاف 15

Artinya : Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”.

Dapat di bayangkan betapa beratnya tugas orang tua , semenjak ibu mengandung sudah merasa berat , capai dan sakit-ssakitan. Beliau menyanyangi anak-anaknya sampai akhir hayatnya.

Begitu tulusnya orang tua menyayangi anak-anaknya, maka alangkah besar dosanya bila durhaka kepada orang tua.  Allah tidak segan-segan menurunkan adzab di dunia pada orang yang melukai hati orang tuanya.  “ setiap dosa di akhirkan siksanya oleh Allah yang maha luhur sampai hari kiamat dengan apa yang allah kehendaki, kecuali dosa menyakiti hati kedua orang tua, maka sesunguhnya allah mempercepat siksa di dunia bagi orang yang menyakiti hati orang tuanya sebelum dia meninggal”

Berikut ini beberapa contoh perilaku ta’dzim kepada orang tua.

Sedikit di antara contoh takdhim pada orang tua dan bagaimana perlakuan orang tua terhadap anak.

  1. Jujur dan tidak bohong kepada kedua orang tuanya.
  2. Bertutur kata dengan bahasa yang halus .
  3. Mohon ijin ketika mau bepergian dan pamitan dengan mencium tangan serta mohon do’a mereka.
  4. Bila di panggil segera memenuhi panggilanya sambil mendekat dan menjawab dengan nada rendah.
  5. Bila disuruh , segera mengerjakan, selama tidak maksiat.
  6. Bila di nasihati , anak mendengarkan dengan baik dan tidak memotong pembicaraan.
  7. Bila berbicara , nada suara anak supaya lebih rendah dari orang tua / tidak membentak atau mengeluarkan kalimat yang kasar.
  8. Senang membantu pekerjaan orang tua di rumah.
  9. Mendahulukan kepentingan / perintah orang tuanya  dari pada kepentingan sendiri.
  10. Apabila makan bersama orang tua / keluarga, orang tua di utamakan dan tidak meninggalkan tempat sebelum orang tuanya selesai makan.
  11. Apabila berselisih pendapat dengan, anak tetap menghargai pendapat orang tuanya.
  12. Selalu mendoakan kepada orang tuanya.
  13. Merawat orang tuanya ketika sakit.

Adapun orang tua hendaknya :

  1. Selalu mendoakan yang baik kepada anak-anaknya.
  2. Dapat mendidik anaknya dengan baik dan sabar.
  3. Dapat member contoh yang baik kepada anak-anaknya.
  4. Dapat adil kepada anak-anaknya.
  5. Tidak mudah membentak anak-anaknya dan melaknat.

Apabila orang tua bisa mendidik anaknya menjadi anak yang sholih sholihah , orangtua aka memtik hasilnya di dunia maupun di akhirat.

Orang tua adalah jembatan mencapai keberhasilan baik di dunia maupun di akhirat. Dengan mentakdhimi / menghormat orang tua, taat maka orang tua akan mendoakan yang baik-baik , sedangkan doa orang tua bagi anak sangat mustajab.

Pos ini dipublikasikan di MASJID dan tag , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s