Masjid Islamic Center


Masjid Islamic Center Jakarta

Pembangunan Masjid Islamic Center diprakarsai oleh Gubernur DKI waktu itu, Sutiyoso. Setelah adanya konsultasi terus menerus antara masyarakat, ulama, praktisi baik skala lokal maupun regional bahkan international akhirnya diwujudkan dalam sebuah master plan pembangunan JIC pada tahun 2002. Kemudian dalam rangka memperkuat ide dan gagasan pembangunan JIC,pada Agustus 2002 dilakukan Studi Komparasi ke Islamic Centre di Mesir, Iran, Inggris dan Perancis. Pada tahun yang sama, dilakukan perumusan Organisasi dan Manajemen JIC. Kehadiran JIC ternyata sesuatu yang sangat fenomenal sebagai produk zaman yang strategis dan monumental.

islamic-cultural-center-jakarta

islamic cultural center jakarta

Masjid yang dibangun mulai tahun 2002 s/d 2003 ini memiliki luasan 14.000 m2 di atas tanah seluas 109,435 m2 dan dapat menampung hingga 20,680 jamaah.

Masjid Islamic Center Samarinda

Samarinda kini patut bangga karena selain memiliki berbagai potensi daerah yang dapat dipergunakan untuk wisata, kota ini sekarang memiliki bangunan yang pastinya juga akan menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi kota ini.

Bangunan yang dibangun dengan biaya lebih dari Rp 500 miliar ini adalah kompleks Masjid Islamic Centre yang terletak di Jl Slamet  Riyadi, Samarinda. Bangunan masjid ini memiliki kubah utama dan ornamen-ornamen keemasan yang amat cantik. Sumber inspirasi disain masjid yang amat besar ini berasal dari Masjid Nabawi yang bersuasana religius di Madinah dipadukan dengan Masjid Agung yang artistik di Turki.

Masjid Nabawi di Madinah dikenal memiliki ornamen dan kaligrafi yang cukup mengagumkan. Selain itu, bangunan bersejarah ini memiliki ketahanan fisik yang cukup kuat karena umurnya yang sudah tua, namun masih menunjukkan keanggunan. Sedangkan masjid-masjid di Turki dikenal memiliki artistik yang indah. Tidak hanya bentuk ornamen yang menghiasi masjidnya saja, melainkan bentuk bangunannya juga.

masjid-islamic-center-jakarta

masjid islamic center jakarta

Keistimewaan lainnya dari masjid ini adalah pemakaian granit pada menara utamanya. Masjid ini dibangun dengan bahan-bahan kualitas terbaik yang mampu bertahan hingga ratusan tahun. Masjid Islamic Centre ini diharapkan menjadi kawasan wisata keagamaan karena dilengkapi dengan menara setinggi 99 meter yang memampukan pengunjung melihat seluruh kawasan Samarinda dari ketinggian.

Kompleks Masjid ISlamic Center Samarinda

Kompleks Islamic Center Samarinda yang dibangun di atas lahan sekitar 12 hektar dengan luas bangunan keseluruhan mencapai 50 ribu m2 dan dilengkapi berbagai fasilitas seperti rumah sakit yang dilengkapi Unit Gawat Darurat, gedung sekolah TK dan SD, bahkan dilengkapi dengan Business Center berupa hotel, kompleks perkantoran, serta pertokoan itu menjadikan kompleks ini diklaim sebagai yang termegah dan terbesar di Asia Tenggara.

Masjid Islamic Center Samarinda adalah masjid yang terletak di kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, yang merupakan masjid termegah dan terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal. Dengan latar depan berupa tepian sungai Mahakam, masjid ini memiliki menara dan kubah besar yang berdiri tegak.

Masjid ini memiliki luas bangunan utama 43.500 meter persegi. Untuk luas bangunan penunjang adalah 7.115 meter persegi dan luas lantai basement 10.235 meter persegi. Sementara lantai dasar masjid seluas 10.270 meter persegi dan lantai utama seluas 8.185 meter persegi. Sedangkan luas lantai mezanin (balkon) adalah 5.290 meter persegi. Lokasi ini sebelumnya merupakan lahan bekas areal penggergajian kayu milik PT Inhutani I yang kemudian dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

masjid-islamic-center-samarinda

masjid islamic center samarinda

Bangunan masjid ini memiliki sebanyak 7 menara dimana menara utama setinggi 99 meter yang bermakna Asmaul Husna atau nama-nama Allah yang jumlahnya 99. Menara utama itu terdiri atas bangunan 15 lantai masing-masing lantai setinggi rata-rata 6 meter. Sementara itu, anak tangga dari lantai dasar menuju lantai utama masjid jumlahnya sebanyak 33 anak tangga. Jumlah ini sengaja disamakan dengan sepertiga jumlah biji tasbih.

Selain menara utama, bangunan ini juga memiliki 6 menara di bagian sisi masjid. Empat menara berada di setiap sudut masjid setinggi 70 meter dan dua menara lainnya berada di bagian pintu gerbang setinggi 57 meter. Enam menara masjid ini juga bermakna sebagai 6 rukun iman.

Pembangunan Islamic Center diharapkan dapat pula membangkitkan semangat kebersamaan dalam upaya menghadapi era global, selain merupakan tuntutan masyarakat Samarinda untuk memiliki sebuah sarana tempat ibadah yang memadai. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mengunjunginya?

Pos ini dipublikasikan di MASJID dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s