Beberapa Keutamaan Membangun Masjid


Keutamaan Membangun Masjid

Membangun masjid yang bagus adalah harapan setiap muslim, karena mereka tahu akan kefadholan orang-orang yang membangun masjid, di antaranya adalah keuramaan orang yang membangun masjid :

منْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ تَعَالَى – قَالَ بُكَيْرٌ: حَسِبْتُ أَنَّهُ قَالَ: يَبْتَغِي بِهِ وَجْهَ اللهِ – بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ * رواه مسلم

Artinya : Barang siapa membangun masjid karena Allah yang maha luhur ( Bukair berkata, aku mneyangka Nabi berkta ) mencari wajahnya Allah ta’ala, maka Allah akan membangunkan rumah di surge.

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ بَنَى اللهُ لَهُ فِي الْجَنَّةِ مِثْلَهُ * رواه مسلم

Artinya : Barang siapa membangun masjid karena Allah maka Allah akan membangunkan rumah di surge semisalnya masjid.

مَنْ بَنَى لِلَّهِ مَسْجِدًا صَغِيرًا كَانَ أَوْ كَبِيرًا بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الجَنَّةِ * رواه الترمذي

Artinya : Barang siapa membangun masjid dengan karna Allah baik itu masjid kecil ataupun besar maka Allah akan membangunka  rumah di surga.

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا يُذْكَرُ اللَّهُ فِيهِ بَنَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ * رواه النسائى

Artinya : Barang siapa membangun masjid supaya Allah di sebut dalam masjid tersebut maka Allah Azza – Wajalla akan membangun rumah di surga.

Masjid NURUL ISLAM, Masjid Bersejarah diatas Bunker Gudang Senjata

Masjid-NURUL-ISLAM

Masjid Nurul Islam

MELIHAT Sawalunto dari bukit di sekitarnya maka mata akan tertuju pada masjid besar berkubah tiga. Dialah Masjid Nurul Islam. Masjid yang juga dikenal sebagai Masjid Agung Sawahlunto ini adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Kelurahan kubang Sirakuak Utara, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawah Lunto, Sumatera Barat. Lokasinya berjarak sekitar 150 meter dari Museum Kereta Api Sawahlunto.

 Masjid yang dibangun pada masa Penjajahan Belanda ini pada awalnya merupakan bangunan pusat pembangkit listrik, yang dibangun pada tahun 1894. Bangunan itu berubah fungsi menjadi masjid sejak tahun 1952, sementara cerobong asapnya kemudian dijadikan sebagai menara dengan tambahan kubah setinggi 10 meter.

Bangunan utama masjid berukuran 60 × 60 meter dan memiliki satu kubah besar di tengah yang dikelilingi oleh empat kubah dengan ukuran yang lebih kecil. Di bawah bangunan masjid ini terdapat lubang perlindungan yang memiliki nilai sejarah di masa perebutan kemerdekaan pada 1945.

Ruang bawah tanah dari semen cor bekas pembangkit listrik tenaga uap zaman Belanda itu, saat itu digunakan para pejuang untuk bersembunyi, merakit senjata, dan sekaligus menyimpan senjata ketika melawan penjajah Jepang. Bahkan tempat itu dikenal sebagai satu dari dua ‘pabrik senjata’ di Sawahlunto waktu itu. Satu lagi, bengkel Perusahaan Tambang Batubara Ombilin.

Bangunan bawah tanah dengan banyak lorong dan pintu keluar, dan tidak terlihat dari luar karena rata dengan tanah itu, sulit diketahui keberadaannya oleh orang asing. Karena itu menjadi persembunyian yang aman di tengah kota.

Tempat itu sangat penting sebagai pabrik penyuplai senjata para pejuang untuk Sawahlunto dan sekitarnya. Bom-bom yang panjangnya hingga 4 meter buatan Inggris, Jerman dan lain-lain disimpan di tempat itu, lalu dengan gagah-berani dijinakkan dan diambil pejuang mesiunya untuk dijadikan senjata.

Selama Indonesia merdeka, tak banyak orang di Kota Sawahlunto yang tahu pasti bagaimana bentuk ruangan bawah tanah yang terletak di bawah Masjid Raya Agung Nurul Islam itu.

Pada 5 Juni 2005 itu Wali Kota Sawahlunto, Amran Nur memerintahkan aparatnya dari Kantor Dinas Pariwisata dengan didampingi polisi untuk membuka ruangan tersebut secara resmi, setelah sebagian besar ruangan di sana dibersihkan.

Pemko Sawahlunto menjadikan bangunan itu situs sejarah dan terbuka untuk umum. “Seperti Lubang Jepang di Bukittinggi,” kata Walikota Amran Nur.

Pos ini dipublikasikan di MASJID dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s