Kisah Nabi Isa


Kisah Nabi Isa Naik Ke Langit

Kisah Nabi Isa bin Maryam telah banyak di jumpai dalam Al-Quran, Isa bin Maryam adalah seorang hamda dari beberapa hamba Allah, dan dia terpilih menjadi seorang rasul ( utusan Allah ) kepada umatnya. Malaikat Jibril member kabar kepada MAryam bahwa dia akan mempunyai anak, berarti ini bukan sembarang anak, dengan adanya anak tersebut akan terjadi perkara.Maryam pun panic dan bingung tiba-tiba akan mengandung Nabi Isa tanpa melalui sorang laki-laki,maryam juga belum punya keinginan untuk menikah dan bukan pelacur. tetapi Maryam mengandung atas kuasa Allah kepada hambanya,dan Isa sama seperti Nabi Adam di dalam kejadianya yaitu dengan kalimat KUN , dan nama Isa Allah sendiri yang memberikannya, dalam Al-Quran Allah menyebutkan :

وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفَاكِ عَلَى نِسَاءِ الْعَالَمِينَ * سورة ال عمران 42

Artinya : Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).

إِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ * سورة ال عمران 45

Artinya : (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih ‘Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).

قَالَتْ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي وَلَدٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ ۖ قَالَ كَذَٰلِكِ اللَّهُ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۚ إِذَا قَضَىٰ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُن فَيَكُونُ * سورة ال عمران 47

kelahiran-nabi-isa

KElahiran Nabi Isa

Artinya : Maryam berkata: “Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun.” Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia.

إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ اللَّهِ كَمَثَلِ آدَمَ ۖ خَلَقَهُ مِن تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُن فَيَكُونُ * سورة ال عمران 59

Artinya : Sesungguhnya misal (penciptaan) ‘Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia.

Kisah Nabi Isa Naik Ke Langit

Kisah Nabi Isa naik ke langit ini telah di terangkan panjang lebar dalam tafsir Ibnu Katsir :

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: لَمَّا أَرَادَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يَرْفَعَ عِيسَى إِلَى السَّمَاءِ، خَرَجَ إِلَى أَصْحَابِهِ وَهُمْ فِي بَيْتٍ اثْنَا عَشَرَ رَجُلًا مِنْ عَيْنٍ فِي الْبَيْتِ، وَرَأْسُهُ يَقْطُرُ مَاءً، فَقَالَ: إِنَّ مِنْكُمْ مَنْ يَكْفُرُ بِي اثْنَتَيْ عشر

cerita-nabi-isa

Cerita Nabi Isa

(2) مَرَّةً بَعْدَ أَنْ آمَنَ بِي. قَالَ: ثُمَّ قَالَ: أَيُّكُمْ يُلْقَى عَلَيْهِ شَبَهِي فَيُقْتَلُ مَكَانِي، وَيَكُونَ مَعِي فِي دَرَجَتِي؟ قَالَ: فَقَامَ شَابٌّ مِنْ أَحْدَثِهِمْ سِنًّا فَقَالَ: أَنَا. قَالَ: فَقَالَ لَهُ: اجْلِسْ. ثُمَّ أَعَادَ عَلَيْهِمْ، فَقَامَ الشَّابُّ فَقَالَ: أَنَا. فَقَالَ لَهُ: اجْلِسْ. ثُمَّ عَادَ عليهم قَامَ الشَّابُّ، فَقَالَ: أَنَا. فَقَالَ: نَعَمْ، أَنْتَ ذَاكَ. قَالَ: فَأُلْقِي عَلَيْهِ شَبَهُ عِيسَى، ورُفع عِيسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ مِنْ روزَنة فِي الْبَيْتِ إِلَى السَّمَاءِ، قَالَ: وَجَاءَ الطلَبُ مِنَ الْيَهُودِ، فَأَخَذُوا شِبهَه فَقَتَلُوهُ وَصَلَبُوهُ، وَكَفَرَ بِهِ بَعْضُهُمُ اثْنَتَيْ عَشْرَةَ مَرَّةً بَعْدَ أَنْ آمَنَ بِهِ، فَتَفَرَّقُوا فِيهِ ثَلَاثَ فِرَقٍ. فَقَالَتْ فِرْقَةٌ: كَانَ اللَّهُ فِينَا مَا شَاءَ، ثُمَّ صَعِدَ إِلَى السَّمَاءِ. وَهَؤُلَاءِ الْيَعْقُوبِيَةُ. وَقَالَتْ فِرْقَةٌ: كَانَ فِينَا ابْنُ اللَّهِ مَا شَاءَ، ثُمَّ رَفَعَهُ إِلَيْهِ وَهَؤُلَاءِ النُّسْطُورِيَّةُ، وَقَالَتْ فِرْقَةٌ كَانَ فِينَا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ مَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ رَفَعَهُ إِلَيْهِ، وَهَؤُلَاءِ الْمُسْلِمُونَ فَتَظَاهَرَتِ الْكَافِرَتَانِ عَلَى الْمُسْلِمَةِ، فَقَتَلُوهَا، فَلَمْ يَزَلِ الْإِسْلَامُ طَامِسًا حَتَّى بَعَثَ اللَّهُ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، {فَآمَنَتْ طَائِفَةٌ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَكَفَرَتْ طَائِفَةٌ} يَعْنِي: الطَّائِفَةَ الَّتِي كَفَرَتْ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ فِي زَمَنِ عِيسَى، وَالطَّائِفَةَ الَّتِي آمَنَتْ فِي زَمَنِ عِيسَى، {فَأَيَّدْنَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَى عَدُوِّهِمْ فَأَصْبَحُوا ظَاهِرِينَ} بِإِظْهَارِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دِينَهُمْ عَلَى دِينِ الْكُفَّارِ {فَأَصْبَحُوا ظَاهِرِينَ * في تفسير ابن كثير

Artinya : Hadist di riwatkan oleh Ibnu Abbas RA, ketika Allah Azza Wajalla menghendaki mengangkat Nabi Isa ke langit, Nabi Isa keluar menuju sahabat-sahabatnya yang berada dalam rumah dengan jumlah 12 orang laki-laki, ketika itu Nabi Isa kepalanya menetes air, kemudian nabi isa berkata, sebagian dari kalian ada orang yang akan mengkufuriku. Kemudian dia berkata lagi, siapa yang mau wajahnya di serupkan dengan wajahku kemudian di bunuh menggantikan aku dan nanti derajatnya akan bersamaku di sorga, kemudian ada seorang laki-laki yang masih muda itu berdiri dan berkata, saya siap, kemudian Nabi Isa berkata, kamu duduklah, kemudain nabi isa mengulangi lagi perkataanya,dan pemuda itu berdiri lagi, aku siap, lantas nabi isa berkata, kamu duduklah, kemudian nabi isa mengulangi lagi dan pemuda itupun berdiri lagi menyatakan kesiapannya.kemudain isa berkata, kalau demikian, ya kamu. Kemudian pemuda tersebut di serupakan wajahnya Nabi Isa dan Nabi Isa di angkat ke langit lewat cerobong rumah. Kemudian datanglah orang-orang yahudi yang mencari Nabi Isa . dengan serta merta mereka menangkap pemuda yang wajahnya di serupakan isa, lantas membunuhnya dan menyalib. Dan sebagian dari 12 orang yang telah iman kepada Isa kemudian mereka kufur dan pecah belah menjadi tiga golongan, satu golongan berkata Isa adalah Allah dia bersama kita menurut kehendaknya, kemudain isa naik ke langit, mereka ini adalah golongan Ya’kubiyah, segolongan yang lain berkata, ISa menurut kami adalah anaknya Allah menurut kehendak Allah kemudian Allah mengangkat ke langit,

kisah-nabi-isa

Kisah Nabi Isa

mereka ini adalah golongan Nusthuriyah, dan segolongan yang lain berkata Isa menurut kami adalah Hamba Allah dan utusan Allah menurut kehendak Allah, lantas Allah mengangkat isa ke langit, mereka ini adalah orang-orang islam, maka tampaklah dua kekufuran atas orang-orang islam, kemudain orang-orang islam di bunuh sehingga keimanan mereka ( orang islam ) menjadi lemah sampai ALlah mengutus Nabi Muhammad SAW ( Sebagian dari orang bani Isroil ada yang iman dan ada yang kufur ) yaitu segolongan yang kufur pada zaman nabi isa dan ada juga yang iman, ( kemudain Allah menguatkan orang-orang iman mengalahkan musuh mereka sehingga orang-orang iman mennag ) yaitu dengan kemenangan agama nabi muhammad mengalahkan agama orang-orang kufur.

Hikmah Kisah Nabi Isa Naik Ke Langit

Dengan kita mengkaji banyak kisah nabi isa naik ke langit tentu menjadi jelas, bahwa isa adalah rasulullah sama seperti rasul-rasul yang lain, dan semua rasul mempunyai kefadolan sendiri-sendiri, contoh nabi musa bisa langsung komunikasi dengan Allah, nabi Ibrahim menjadi khalilullah, nabi nuh bisa mengobati orang sakit, dan masih banyak lagi mukjizat yang di berikan Allah kepada RasulNya,

تِلْكَ الرُّسُلُ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۘ مِّنْهُم مَّن كَلَّمَ اللَّهُ ۖ وَرَفَعَ بَعْضَهُمْ دَرَجَاتٍ ۚ وَآتَيْنَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنَاتِ وَأَيَّدْنَاهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ ۗ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ مَا اقْتَتَلَ الَّذِينَ مِن بَعْدِهِم مِّن بَعْدِ مَا جَاءَتْهُمُ الْبَيِّنَاتُ وَلَٰكِنِ اخْتَلَفُوا فَمِنْهُم مَّنْ آمَنَ وَمِنْهُم مَّن كَفَرَ ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ مَا اقْتَتَلُوا وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ * سورة البقرة 253

mukjizat-nabi-isa

Mukjizat Nabi Isa

Artinya : Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya [158] beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada ‘Isa putera Maryam beberapa mu’jizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus [159]. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

Demikian lah sedikit tentang kisah nabi isa naik ke langit mudah – mudahan member manfaat, untuk semua.

Pos ini dipublikasikan di MASJID dan tag , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s