Dakwah Untuk Diri Sendiri


Dakwah Di Mulai Dari Mana ?

Dakwah bisa di lakukan oleh setiap individu muslim, sebab Allah SWt telah perintah menyeru untuk berdakwah dakwah, Alloh dalam kutipan sebuah firmaNYA Hendaklah di antara kamu sekalian ada umat yang mengajak pada kebaikan dan memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran. Secara umum adalah di antara umat ini ada suatu golongan atau kelompok yang berdakwah.

media-dakwah-islam

Media Dakwah Islam

Dakwah Islam di mulai dari diri sendiri kemudian pada keluarga dan orang lain, seperti dalam surat At-Tahrim ayat 6, Allah mengatakan “Jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka. Jadi konsep dakwah pertama kali adalah pada diri kita sendiri. Apakah kita susah sesuai dengan syariat, ilmu yang telah kita kaji selama ini apa hanya sebatas hiasan lemari atau istilah lain itu suka numpuk-numpuk kitab sudah khatam kitab ini dan itu, tetapi pengamalanya baru du langakah. Dakwah pada diri kita sendiri sangat mudah tetapi untuk mendengarkan kebaikan yang kita samapaikan dan melaksanakanya yang sangat sulit, harus mempunyai kekuatan melawan hawa nafsu, seperti contoh kita saat ini musim hujan kalau bangun tidur subuh jam berapa kira-kira, apa sholat subuh masih di campur dengan sholat dhuha, dan maih banyak yang perlu kita koreksi diri sendiri, ada pepatah koreksilah diri sendiri sebelum mengoreksi orang lain. Yang kedua dakwah kepada ahli famili kita. Tantangan yang kedua ini juga levelnya naik, Allah mengatakan Jagalah Keluarga Kalian dari api neraka, yang namanya keluarga kadang timbul ewuh pekewuh dan banyak toleransi, contoh saja bila anak kita gak tertib sholat atau adik kita nggak tertib melaksanakan ibadah kita banyak mentolerir namun ketika orang lain ibdah kurang tertib kita sangat tahu dan berusaha nasihati, itulah tantangan ketika kita melaksanakan dakwah dalam tingkat diri kita maupun orang lain.

Bagaimana cara kita dakwah

Banyak sekali cara-cara dakwah , para ulama’ membagi metode dakwah dengan berbagai acam cara di antaranya yang paling mashur adalah Metode Billisan dan Bil Haal. Sebenarnya metode dakwah baik itu billisan dann bil haal hampir sama cuma pelaksanaannya yang berbeda.Metode dakwah bil lisan adalah dakwah dengan nasihat, ceramah maupun tausyiah di masjid-masjid, di syuro-syuro maupun mushola para jamaah. Kelemahan dari dakwah ini kadang ada sebagian yang berpendapat dengan istilah JARKONI ( iso ngajar tapi gak iso nglakon ) stigma inilah yang kadang membuat dai-daiyah di remehkan oleh jamaahnya. Contoh rasulullah sendiri pada kejadian perjanjian hudaibiayah, nabi menyuruh agar para sahabat segera lukar cukur dan menyembelih hewan hadiah di hudaibiayah, waktu itu para sahabat tidak ada seorangpun yang melaksanakan perintah tersebut, kemudian nabi masuk kedalam tenda dan istrinya menyuruh Nabi untuk keluar tenda dan memanggil tukang cukur dan selesai cukur menyembelih hewan hadiah. Dari usulan istrinya itu Nabi langsung praktek dan apa yang terjadi, para sahabat berebut meksanakan apa yang telah di lakukan oleh rasulullah. Dakwah bil Haal adalah dakwah dengan tindakan atau perbuatan seperti apa yang contohkan rasulullah tadi. Maka contoh dakwah islam dari pada dai-daiyah itu adalah resep yang sangat mujarab di bandingkan dengan dakwahnya dengan lisan saja tetapi tidak di imbangi dengan perbuatan.

Apa Manfaat Dakwah Islam

Dakwah islam yang bila kita lakukan bersama-sama insya Alloh akan sangat positif sekali bila di bandingkan dakwah yang sendiri-sendiri. ketika kita mau melaksanakan dakwah akibat yang paling baik adalah kita akan mendapat keuntungan yang besar yang artinya kita akan di janji mendapat surga. Akibat buruk dari dakwah adalah siksa yang sejatinya akan di timpaka kepada orang – orang yang maksiat atau melangggar batas-batas Alloh Rasul juga akan menimpa kita. Sebagaimana sejarah para rasul sebelum siksa datang mereka sudah di kasih tahu bahwa nanti akan ada siksa. COntoh saja Nabi Luth yang kaumnya suka sama suka laki-laki ( homoseks) Nabi Luth sudah kehabisan akal untuk menasihati mereka bahkan kepada istrinya sendiri Nabi Luth di Qodar itka bisa menasihati, sehingga Alloh mengutus Malaikat untuk mendatangkan siksa pada Kaum Luth, dengan sebelumnya para malaikat datang ke situ membawa siksa dan aka di timpakan pada kaumnya, sehingga luth di suruh untuk pergi meninggalkan desa sadum. Contoh dakwah kedua nabi Nuh selama seribu tahun beliau berdakwah hanya mendapatkan penginsaf hanya 70 orang keluarganyapun masih ada yang tertinggal tidak mau memeluk islam, akhirnya Allah memerintahkan Nabi Nuh untuk membuat perahu, yang sebelumnya nabi nuh dan pemeluk islam yang lain belum tahu apa maksud Allah memerintahkan membuat kapal, eh ternyata Allah akan mendatangkan siksa berupa banjir yang amat dahsyat yang menghacnurkan bumi ini. Ketika banjir datang putranya Nuh tetap menolak mengikuti bapaknya yang akhirnya Kan’an dan Ibunya mati tenggelam. Dari situlah bahwa setelah kita di janji akan mendapat keuntungan yang besar kita dan semua orang islam akan terselamatkan dari bahaya bencana maupun siksa yang mengancam manusia ketika mereka melupakan dakwah, yang seharusnya kita kerjakan bersama sebagaimana sabda Nabi Jika melihat kemungkaran maka rubahlah dengan perbuatan,lisan,dan hati.

Pos ini dipublikasikan di MASJID dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s