Pernikahan Dalam Islam


Artikel Pernikahan Dalam Islam

menikah-dalam-islam

Menikah Dalam Islam

Pernikahan Dalam Islam adalah ketika masing-masing pasangan telah setuju untuk menikah dan sesama muslim maka penikahan itu bisa di langsungkan. menikah adalah sunah rasulullah. barang siapa yang tidak menikah maka bukan termasuk golongan nabi.

Dulu dalam riwayat hadist di sebutkan bahwa ada sahabat yang niat akan sholat malam terus tidak akan tidur, ada yang akan berpuasa terus tidak berbuka, ada yang membujang terus tidak akan menikah, semuanya di larang oleh nabi, yang shalat malam terus di bilangin sama nabi jika tubuh itu juga punya hak untuk istirahat, maka selain shalat malam juga harus istirahat tidur, yang berpuasa terus ( setelah berbuka tidak makan lagi alias malam juga puasa sampai menghrib berikutnya ) nabi juga mengomentari bahwa puasa model seperti itu sudah tidak berlaku, ada yang membujang terus tidak menikah nabi juga melarang itu bukan sunah rasulullah. jadi menikah selain peritah rasulullah juga perintah dari allah sebagaimana firman allah :

وأنكحوا الأيامى منكم والصالحين من عبادكم وإمائكم إن يكونوا فقراء يغنهم الله من فضله والله واسع عليم * سورة النور 32

Artinya : Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32).

وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَةِ اللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ * سورة النحل 72

Artinya : Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik (Qs. An Nahl (16) : 72).

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ.

Artinya : Wahai para pemuda! Barangsiapa di antara kalian berkemampuan untuk menikah, maka menikahlah, karena nikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia shaum (puasa), karena shaum itu dapat membentengi dirinya.

Kenapa Harus Ada Pernikahan Dalam Islam

Mungkin ada yang dalam benak pikiran kita kenapa harus ada pernikahan dalam islam, sedangkan di kalangan Negara-negara barat tidak begitu di wajibkan pernikahan buktinya mereka sudah bertahun – tahun kumpul tapi tidak segera melaksanakan pernikahan, bahkan sudah punya anak baru melangsungkan pernikahan. Padahal dalam islam nyepi atau berdua-duan dengan yang bukan mahkramnya saja di larang bahkan bersenggolanpun nabi melarangnya.

Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat, sebab syaithan menemaninya. Janganlah salah seorang di antara kita berkhalwat, kecuali wanita itu disertai mahramnya” (HR. Imam Bukhari dan Iman Muslim dari Abdullah Ibnu Abbas ra).

Jadi dasar menikah dalam islam termasuk menghindari perzinaan yang melarangan allah sebagaimana firman allah :

وَلاَ تَقْرَبُواْ الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلا * سورة الإسرا 32

Artinya : Dan janganlah  kalian dekat-dekat dengan zina sesungguhnya zina itu jelek dan sejelek-jeleknya jalan.

Apabila pelaku zina bisa di tegakan sebagaimana hokum islam maka perbuatan zina akan semakin minim, namun kenyataan pelaku zina malah di lokalisir, apa bahanyanya ? bahaya nya ketika allah menurunkan azab maka akan merata tidak hanya mengenai pada pelaku zina namun orang – orang iman bisa juga akan terkena dampak dari azab tersebut itu sudah menjadi janji dari allah.

Keutamaan Pernikahan Dalam Islam

Keutamaan Menikah Dalam Islam dalam Aspek Sosial

  1. Memelihara kelangsungan jenis manusia. Dengan pernikahan maka kelangsungan jenis manusia sebagai khalifah di muka bumi akan terjaga.
  2. Memelihara keturunan. Dalam keturunan terdapat penghargaan diri, kemantapan jiwa dan penghormatan terhadap kemanusiaan.
  3. Keselamatan masyarakat dari kerusakan moral. Pernikahan merupakan sebuah institusi yang halal dan baik untuk menyalurkan hasrat biologis manusia.
  4. Keselamatan masyarakat dari penyakit. Melalui pernikahan maka masyarakat akan selamat dari penyakit menular seksual yang berbahaya dan dapat menyebabkan kematian, membunuh keturunan, melemahkan fisik, menyebarkan wabah dan menghancurkan kesehatan anak-anak.
  5. Ketentraman jiwa. Pernikahan akan menumbuhkan dan memelihara rasa cinta antara pasangan manusia, terlebih lagi dengan dihadirkannya keturunan diantara mereka.
  6. Kerjasama dalam suami-istri dalam membina keluarga dan mendidik anak-anak. Melalui pernikahan maka pasangan suami istri akan saling berbagi peran dalam membina keluarga dan mendidik anak-anak mereka.
  7. Menghaluskan rasa kebapakan dan keibuan. Melalui pernikahan rasa kebapakan dan keibuan akan menjadi halus dikarenakan interaksi mereka secara berkesinambungan mendidik anak-anak mereka dari kecil hingga dewasa.

Demikianlah di antara janji allah yang di persiapkan untuk kita semua, maka perenikahan dalam islam ini tidak ada janji allah yang di ingkariNya, belum lagi kita bahas janji allah memberikan kekayaan bagi orang-orang yang telah menikah. Sungguh maha besar Allah akan segala kekuasaanya.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di DAKWAH ISLAM dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s