Iman Kepada Allah Bukti Manusia Unggul


Iman Kepada Allah Bukti Manusia Unggul

Bagaimana Iman Kepada Allah Manusia Unggul  , menjadi manusia unggul di bagi menjadi tiga upaya

  1. Upaya Religi
  2. Upaya Psiko-Sosiologis
  3. Upaya Human Resources Management

Upaya Iman Kepada Allah Bukti Manusia Unggul  dari sisi religi ( Keagamaan )

pengertian-manusia-unggul

pengertian manusia unggul

Beberapa referensi menunjukan bahwa Iman Kepada Allah bukti Manusia Unggul yaitu adanya keimanan yang utuh , amal ibadahyang meliputi ibadah mahdhoh dan ghoiru mahdhoh termasuk didalamnya akhlakul karimah yang semuanya merupakan cerminan keimanan dan amal sholih sbagai upaya Iman Kepada Allah |Manusia Unggul.

Iman Kepada Allah Bukti Manusia Unggul dengan tiga amal Mulia

  1. Keimanan yang utuh

Iman Kepada Allah bukti Manusia Unggul adalah modal dasar pembinaan ummah. Dengan keimanan itu akan lahirlah individu yang unggul dan masyarakat yang berbudi luhur, berdisiplin dan beramanah demi kebaikan di dunia dan akhirat. Dalam Al-Qur’an Surat Al ‘Asr Allah SWT menjelaskan bahwa manusia yang tidak rugi ( beruntung ) ialah mereka yang beriman dan beramal sholih.

Iman Kepada Allah |Manusia Unggul adalah proses peralihan jiwa manusia dari menganggap dirinya bebas dari semua kekuasaan dan ikatan serta tanggung jawab , menuju kepada ketundukan mengaku tanpa syarat bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad adalah RAsulullah. Iman meliputi tiga unsure utama ; pengetahuan yang mendalam . kepercayaan yang penuh dan keyakinan yang teguh . Ketiga unsure ini akan membentuk iman yang kukuh yang menjadi tonggak kekuatan rohaniyah yang cukup kental untuk membina jiwa dan jasmani manusia. Keteguhan iman juga merupakan penghalang baginya dari melakuakan kejahatan dan maksiat.

  1. Pelaksanaan Amal Ibadah / Shalih

Iman Kepada Allah |Manusia Unggul tanpa ketaatan melalui amalibadah adalah sia-sia. Seseorang yang berprilaku unggul akan tergambar jelas keimananya melalui amal perbuatan dalam kehidupan keseharianya. Bahkan jika di kaji tujuan Allah menjadian manusia itu sendiri ialah supaya beribadah kepadanya seperi dalam Q.S. Adzariyat 56.

Ibadah adalah bukti ketundukan dan kepatuhan seorang hamba setelah mengaku beriman kepada tuhaNya. Ibadah yang dimaksudkan di sini adalah ibdah Mahdhoh dan Goiru Mahdhoh. Termasuk di dalam ibadah ghoiru mahdhoh adalah hubungan sesame manusia.

Justru itu, bagi individu yang berprilaku unggul, seluruh aktivitas hidupnya, baik hubungan dengan sang pencipta ataupun masyarakat adalah diyakini sebagai ibadah dan pelaksanaan Iman Kepada Allah |Manusia Unggul.

Tulisan ini dipublikasikan di TEORI DAKWAH dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s